Jumat, 18 Mei 2018

Tumpeng Tujuh Bulanan

Tumpeng adalah penyajian nasi dengan lauk-pauk pendamping, biasanya dibuat dengan bentuk kerucut. Tumpeng disajikan berupa nasi kuning atau nasi uduk. Tumpeng identik dengan kebudayaan masyarakat Jawa. Meskipun demikian, hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenal nasi tumpeng.

Nasi tumpeng biasanya tidak disajikan sendirian, namun dilengkapi dengan berbagai menu makanan pendamping lainnya seperti ayam goreng, telor dadar, timun, perkedel, kacang panjang dan lain sebagainya. Setiap pemberian warna dan lauk ternyata memiliki makna tersendiri pada nasi tumpeng tersebut. Berikut ini adalah jenis tumpeng dengan makna masing-masing.



Jenis tumpeng tujuh bulanan biasanya disajikan dalam acara seperti selamatan atau syukuran khususnya masyarakat Jawa. Layaknya tumpeng yang lain, tumpeng buatan Tumpeng Purwokerto bentuk kerucut pada nasi tumpeng tujuh bulanan memiliki makna penghormatan pada Tuhan. Sementara pada bagian bawahnya yang melebar mengartikan rahmat yang diberikan oleh Tuhan. Ketika kita memotong tumpeng berarti kita telah menerima rahmat Tuhan. Makna dibalik tumpeng tujuh bulanan yang begitu filosofis, diharapkan akan memberikan kebaikan untuk kandungan sang ibu dan kelancaran dalam persalinan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar